"Korban kebakaran 100% itu pendatang. Pendatang itu, rumah pendatang dan itu semi-permanen," kata Kapolres Paniai AKBP Roycke H. F. Betaubun dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Senin (7/9/2026).
Korban yang meninggal di antaranya NA (70), WA (36), HA (30), RF (28), dan HE (30). Sementara enam korban meninggal lainnya masih anak-anak, yakni AS (9), AB (6), AD (5), AR (9), IC (6), dan AY (2).
"Rata-rata di kios itu kan rata-rata orang Makassar, orang Bugis, orang Toraja Jadi mereka belum melaporkan secara detail kepolisian terkait dengan harta benda mereka, barang berharga mereka begitu," katanya.
Berdasarkan pendataan, kebakaran horor tersebut menghanguskan 49 bangunan rumah dan kios. Selain itu, 148 orang dilaporkan mengungsi ke polsek, masjid dan rumah kerabat.
"Data terbaru kebakaran terdapat 49 rumah dan kios. Sementara jumlah korban yang mengungsi 148 orang," kata AKBP Roycke.
Terkait penyebab kebakaran, Roycke menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman. Rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.