"Kalau indikasi untuk penyebab kebakaran ini masih oleh TKP Satreskrim Polres Paniai karena kita tidak bisa berbicara dengan satu alat bukti," jelasnya.
"Ini sementara CCTV masih kami kumpulkan di dekat TKP. CCTV yang ada di masyarakat yang ada di kantor-kantor itu sementara kami masih kumpulkan," lanjutnya.
Roycke juga memastikan kebakaran tersebut tidak ada kaitannya dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Dia kembali menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih didalami.
"Kalau indikasi terkait dengan dalam hal ini gangguan KKB, itu tidak, tidak. Itu bukan faktor dari KKB atau simpatisan KKB. Tidak ada ini faktor daripada KKB dan sempatisan KKB yang melakukan tindakan ini," imbuhnya.
Sementara korban luka masih dalam proses pendataan karena sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.
"Kita lagi pendataan ini kan perawatan itu kan ada luka sedang, luka berat, luka ringan. Estimasi kerugian sementara kita masih di atas Rp 1,5 miliar sampai Rp 2 miliar," jelasnya.