Berbicara di lokasi kecelakaan di Urda, seperti dilaporkan kantor berita Spanyol, EFE, dan dilansir Anadolu Agency, Kamis (29/10), Sanchez mengatakan bahwa otoritas Spanyol akan menentukan penyebab tabrakan dua kereta cepat itu, dan mengambil tindakan jika ditemukan adanya kesalahan.
"Kita akan mengusut tuntas kecelakaan ini. Jika terdapat kelalaian, hal itu akan terungkap," tegas Sanchez.
Sanchez mengumumkan tiga hari berkabung nasional mulai 29 Oktober hingga 31 Oktober mendatang. Dia mengatakan bahwa "tidak dapat diterima bagi negara seperti Spanyol" untuk mengalami dua kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi dalam tahun yang sama.
Dia merujuk pada kecelakaan serupa yang terjadi di Adamuz, Cordoba, pada Januari lalu yang menewaskan 46 orang.
Kedua kecelakaan kereta itu terjadi di jalur yang menghubungkan Madrid dengan kota Seville di selatan Spanyol. Sebagai salah satu rute tersibuk di negara itu, jalur tersebut merupakan jalur kereta api berkecepatan tinggi pertama di Spanyol.
Lebih lanjut, Sanchez mengatakan bahwa indikasi awal menunjukkan kedua kecelakaan itu memiliki penyebab yang berbeda. Namun dia menegaskan bahwa penentuan penyebab kecelakaan pastinya menjadi tanggung jawab para penyelidik independen dan otoritas yudisial.
Dia berjanji akan mengambil langkah tegas untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem perkeretaapian Spanyol, jika ditemukan adanya kekurangan dalam aspek keselamatan.