Raja Antoni pun menekankan pentingnya menjaga kondisi di Jambi meski trennya relatif baik. Menurutnya, penambahan hotspot tetap perlu diikuti dengan pengecekan untuk memastikan apakah titik tersebut merupakan fire spot.

"Khusus di Jambi seperti yang saya katakan tadi, trennya baik. Bahkan per hari kemarin hotspotnya 0. Cuman itu data per jam 23.59 hari yang lalu. Ternyata pagi hari ini bertambah hotspot-nya. Fire spotnya dicek kembali tadi saya sudah sampaikan pada Kepala BPBD. Relatif ya, relatif oke," ujar Menhut.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan sepanjang bulan September. Menhut pun meminta agar pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat ikut berpartisipasi dalam penanganan karhutla.

"Jadi semua saya harap, Pemda, TNI, Polri, termasuk masyarakat, diharapkan bersama-sama berpartisipasi untuk mengatasi persoalan karhutla ini," pungkas dia.

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.