Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Houthi Bakal Balas AS Lebih Perih Jika Terlibat Konflik Yaman
Seorang pejabat senior kelompok Houthi memperingatkan Amerika Serikat (AS) akan adanya "respons yang cepat dan mematikan" jika negara itu terlibat dalam konflik Yam
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 13:40 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Menyusul rentetan serangan Houthi terhadap bandara di Riyadh, yang dilaporkan menewaskan total sedikitnya 18 orang, Trump mengatakan dirinya mempertimbangkan untuk bergabung dalam serangan Saudi terhadap kelompok tersebut.
"Mungkin saja. Kami sedang meninjaunya," kata Trump mengenai peluang AS bergabung dengan Saudi menyerang Houthi. Hal ini disampaikan Trump setelah sebelumnya dilaporkan menolak permintaan Saudi agar AS turut menyerang Houthi secara langsung.
"Houthi bertindak sangat buruk. Mereka bertindak sangat buruk. Itu tidak baik," kata Trump pada Senin (12/10) waktu setempat.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.