Ia menyebutkan bahwa operasi itu menyasar titik kumpul pasukan Houthi, bala bantuan, pusat komando dan kendali, serta berbagai kemampuan militer lainnya.

Nazili mengklaim sebanyak 1.540 petempur Houthi tewas atau terluka, dengan sebagian besar korban berada di front Taiz. Ia juga mengklaim bahwa 216 kendaraan militer dan aset lainnya hancur atau mengalami kerusakan.

Juru bicara tersebut menyatakan bahwa operasi itu berhasil menghentikan kemajuan pasukan Houthi di Taiz dan mencegah kelompok tersebut mencapai terobosan di lapangan.