NADIKABAR.COM — Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah melancarkan serangan terhadap fasilitas perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco, di Riyadh. Klaim tersebut disampaikan melalui media yang berafiliasi dengan kelompok Houthi.

Dilansir AFP, Minggu (4/10/2026) juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan serangan tersebut menyasar fasilitas Aramco menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone). Serangan berlangsung Sabtu (3/10) waktu setempat.

Sebelumnya pada hari yang sama, seorang wartawan AFP melaporkan melihat kepulan asap dan kobaran api membubung dari fasilitas milik perusahaan minyak raksasa tersebut. Fasilitas itu berada di sebelah selatan Riyadh.

Sebelumnya, pasukan angkatan darat Yaman mengatakan telah melancarkan 474 operasi terhadap target-target Houthi di wilayah Yaman. Militer Yaman mengatakan ada 1.540 anggota Houthi yang tewas dalam 24 jam terakhir.

Dilansir Anadolu Agency, Sabtu (3/10/2026), ratusan serangan itu dilancarkan pada Jumat (2/10). Juru bicara militer Yaman, Majed Abdullah al-Nazili, mengatakan operasi tersebut melibatkan penggunaan pesawat tempur, drone, artileri, rudal, dan peluncur roket untuk menyasar posisi, pergerakan, bala bantuan, serta kemampuan militer Houthi.

Operasi tersebut mencakup wilayah mulai dari Haradh bagian selatan dan pesisir hingga Kitaf, Al-Jawf, Marib, Al-Bayda, Lahj, Sanaa, dan Saada, dengan fokus khusus pada wilayah Taiz, ujar Nazili.

Ia menyebutkan bahwa operasi itu menyasar titik kumpul pasukan Houthi, bala bantuan, pusat komando dan kendali, serta berbagai kemampuan militer lainnya.

Nazili mengklaim sebanyak 1.540 petempur Houthi tewas atau terluka, dengan sebagian besar korban berada di front Taiz. Ia juga mengklaim bahwa 216 kendaraan militer dan aset lainnya hancur atau mengalami kerusakan.

Juru bicara tersebut menyatakan bahwa operasi itu berhasil menghentikan kemajuan pasukan Houthi di Taiz dan mencegah kelompok tersebut mencapai terobosan di lapangan.