Adapun insiden tersebut terjadi di tengah eskalasi militer yang kembali meningkat di Yaman sejak Juli, yang disebut sebagai eskalasi paling luas dalam beberapa tahun setelah periode relatif tenang menyusul gencatan senjata pada April 2022.

Yaman telah dilanda perang sejak Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi pada September 2014, sebelum koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan