NADIKABAR.COM — Kelompok Houthi, yang bermarkas di Yaman, memperingatkan Pakistan dan Turki untuk tidak terlibat dalam operasi militer yang dipimpin Arab Saudi dalam melawan kelompok yang didukung Iran tersebut.
Peringatan tersebut, seperti dilansir Middle East Monitor, Jumat (9/10/2026), disampaikan oleh Hizam Al-Asad, yang merupakan anggota biro politik kelompok Houthi, saat berbicara kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti.
"Kami berharap pemerintah Pakistan dan Turki menahan diri untuk tidak berpartisipasi dalam agresi oleh musuh Saudi dan pengepungan terhadap negara kami, yang telah berlangsung selama lebih dari 11 tahun dan mengakibatkan puluhan ribu kematian," ucap Al-Asad menegaskan.