Houthi menyampaikan peringatan ini setelah pada Senin (5/10), berdasarkan Pakta Pertahanan Mekkah, Turki dan Pakistan memutuskan untuk melangkah menuju implementasi praktis dari komitmen pertahanan bersama mereka, dan memastikan pengerahan cepat pasukan serta aset-aset militer ke Saudi.

Pakta Pertahanan Mekkah, yang secara resmi disebut Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah, merupakan perjanjian keamanan kolektif trilateral yang ditandatangani oleh Saudi, Pakistan, dan Turki pada 7 Agustus 2026.

Pertempuran di Yaman yang kembali berkobar sejak Juli lalu, semakin memanas setelah pasukan pemerintah meluncurkan operasi militer "Fajar Yaman" yang bertujuan merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi.