Ia pun menyerukan tiga komitmen utama bagi santri Indonesia, di antaranya pemersatu umat Islam dan mengembangkan potensi diri hingga menjadikan kiai, ulama sebagai teladan dalam seluruh aspek kehidupan. Ia menyebut santri harus meningkatkan kemampuan untuk kemajuan bangsa.
"Dengan tiga komitmen ini, kita akan terus menerobos berbagai belenggu keterbatasan, menolak dan mengatasi segala bentuk ketertinggalan. Karena itu, santri harus terus meningkatkan kemampuan agar mampu menjawab tantangan masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan bangsa," ujar dia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kiai, ulama, dan pengasuh pesantren yang konsisten mendidik generasi muda. Gus Muhaimin menilai keberadaan pesantren sangat penting dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan. Cak Imin lantas menyampaikan pesan bagi generasi muda.
"Disiplinlah, bersungguh-sungguhlah, dan teruslah tidak pernah berhenti untuk belajar, beradaptasi terhadap tantangan dan perubahan. Bersiap-siaplah, kalian kelak yang akan memperbaiki negeri dan dunia," imbuhnya.