Menurut dia, persoalan karhutla yang berulang di Riau dan sejumlah wilayah lainnya menjadi pengingat pentingnya kepedulian berkelanjutan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Mafirion menilai pesantren dan komunitas santri dapat berperan dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan lingkungan melalui edukasi mengenai bahaya kabut asap, penguatan solidaritas sosial, dan aksi pelestarian alam.

β€œPesantren memiliki kekuatan nilai, jaringan, dan semangat gotong royong. Semua itu bisa menjadi modal untuk membantu masyarakat menghadapi persoalan lingkungan,” ujarnya.