"Pertama-tama saya ingin menyampaikan permohonan maaf khususnya kepada tim dan seluruh pendukung PSM Makassar atas kartu merah yang saya terima pada pertandingan sore ini," tulis Mufli, Sabtu (7/11).
"Melalui unggahan ini saya ingin menyampaikan bahwa ada hal yang perlu diketahui sebelum orang menilai kejadian ini," lanjutnya.
Pemain berposisi bek itu menerangkan dirinya menanduk Hugo Samir, setelah diduga telah menghina secara verbal terhadap keluarganya, termasuk almarhum ayahnya. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk pelecehan yang seharusnya tidak terjadi dalam pertandingan sepak bola.
"Bagi saya, itu bukan lagi sekadar psywar atau provokasi dalam sepakbola. Tapi merupakan bentuk pelecehan terhadap keluarga dan melewati batas rasa hormat sebagai manusia dan pemain sepakbola profesional," ungkapnya.