NADIKABAR.COM — Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz (ODC) Kombes Yusuf Sutejo mengatakan tim gabungan yang terdiri dari personel Satgas ODC dan Polres Puncak masih menyelidiki dugaan keterlibatan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata KKB dalam kasus penyerangan terhadap warga di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (1/11) hingga menyebabkan korban MM (44) terluka.

Korban MM yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Puncak, dianiaya dan ditusuk dari belakang hingga menyebabkan senjata tajam yang digunakan pelaku masih menancap di leher korban yang saat ini sudah dievakuasi ke Makassar melalui Timika, Senin (2/11).

"Korban sudah dievakuasi ke Makassar untuk mendapat penanganan intensif atas luka yang dideritanya," kata Kasatgas Humas ODC Kombes Yusuf Sutejo di Jayapura, Senin.

Dia mengatakan dugaan keterlibatan KKB dalam kasus tersebut karena beberapa hari terakhir tim gabungan melakukan penegakan hukum terhadap anggota KKB yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Berdasarkan informasi awal, kejadian tersebut diduga berkaitan dengan KKB yang melakukan balas dendam setelah salah satu DPO dari kelompok tersebut ditangkap.

"Namun untuk memastikannya saat ini masih dilakukan pendalaman termasuk motif dan keterkaitan,” ujar Kombes Yusuf.

Korban MM dilaporkan diserang Minggu (1/11) sore saat berada di Di Bengkel Mandiri Utama, Kampung Alumoni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.