“Pertumbuhan membawa tanggung jawab yang semakin besar. Kebutuhan mobilitas yang terus meningkat harus kita jawab melalui peningkatan kapasitas dan keandalan layanan, penguatan sarana dan prasarana, serta keselamatan dan integrasi antarmoda. Ke depan, setiap investasi dan transformasi harus semakin memperkuat KAI sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Inilah makna ‘Semakin Melayani’ yang kita wujudkan bersama,” kata Bobby.

Sejalan dengan transformasi perusahaan, KAI membawa visi “Mendorong Terciptanya Ekosistem Layanan Kereta Api yang Efisien dan Berkelanjutan Menuju Operator Kelas Dunia.”

Visi tersebut menjadi arah KAI dalam mengembangkan ekosistem layanan perkeretaapian yang efisien, terintegrasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab kebutuhan mobilitas penumpang dan logistik nasional.

Untuk mencapai visi tersebut, KAI menjalankan tiga misi. Pertama, menyediakan pelayanan mobilitas penumpang berbasis kereta api yang mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, efisiensi, dan keberlanjutan.

Kedua, menyediakan solusi transportasi dan logistik berbasis angkutan kereta api yang efisien, andal, dan terintegrasi untuk mendukung penurunan biaya logistik nasional.

Ketiga, mendorong inovasi melalui digitalisasi dan kemajuan teknologi, pengembangan bisnis non-farebox, peningkatan kapabilitas organisasi, serta penguatan tata kelola sektor perkeretaapian.

“Visi dan misi ini menjadi arah bagi KAI untuk terus bertumbuh dengan pelayanan sebagai orientasi utama. Keselamatan menjadi prioritas dalam setiap perjalanan, disertai peningkatan keandalan layanan, pemanfaatan teknologi, pengembangan bisnis, serta kapabilitas organisasi yang mampu mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat,” ujar Bobby.

Peringatan HUT ke-81 KAI di Kantor Pusat KAI turut ditandai dengan pemberian penghargaan rekor MURI kepada program EduTrain dengan peserta terbanyak menggunakan Whoosh.