Dihubungi terpisah, Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Pagergunung, Samhari, saat dikonfirmasi membenarkan, hutan di kawasan Gunung Andong, terbakar.
"Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB. Dihentikan karena malam terus kondisinya di tebing demi keamanan. Kita cari safety dulu. Itu di petak 27. Malam ini masih di pantau," katanya.
Diketahui, pada musim kemarau ini hutan di kawasan Gunung Andong sempat terbakar pada 10 Agustus lalu. Saat itu, dilaporkan 3,67 hektare area hutan hangus.
Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Pagergunung yang saat itu dijabat Lukas Munadi mengatakan kebakaran hutan dan lahan itu terjadi di Petak 27 A PRH Pagergunung BKPH Ambarawa KPH Kedu Utara yang masuk wilayah administratif Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak.
"Kondisi yang terbakar petak 27 A 1 kurang lebih 2,85 hektare dan petak 27 A 3 kurang lebih 0,82 hektare. Jenis tanaman/vegetasi hutan yang terbakar kriyu, ilalang, kaliandra, pinus. Taksiran kerugian akibat kebakaran Rp 541.500," kata Lukas dalam keterangan tertulis.