Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bakal diberikan kesempatan untuk membimbing siswa dari berbagai jenjang pendidikan melalui learning center.
Tahun ini, Hyundai menargetkan sedikitnya 400 siswa menjadi mentee para mahasiswa yang ikut dalam program tersebut.
Program itu tidak hanya melakoni interaksi sosial, akan tetapi dapat membuka akses mahasiswa terhadap dunia industri melalui kunjungan dan interaksi dengan profesional dari Hyundai.
Salah satunya dilakukan melalui kunjungan ke fasilitas manufaktur Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI), termasuk melihat aktivitas yang berkaitan dengan riset dan pengembangan.
Paparan teknologi menjadi bagian lain dari proses pembelajaran. Mahasiswa dapat berdiskusi mengenai perkembangan teknologi otomotif, mulai dari elektrifikasi kendaraan hingga teknologi fuel cell dan hidrogen.