Estimasi peta guncangan (shakemap) Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat guncangan kuat skala IV-V MMI di Mataram, III-IV MMI di Lombok Tengah, III MMI di Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, dan Sumbawa, serta skala II–III MMI di Kuta dan Denpasar, Bali.

Karakteristik gempa intraslab ini juga memiliki tingkat produktivitas gempa susulan yang cenderung lebih rendah dibandingkan gempa kerak dangkal, karena proses ruptur terjadi pada kondisi tekanan dan suhu tinggi di kedalaman bumi.

Dengan begitu, ia mengingatkan bahwa peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa ancaman gempa bumi di Indonesia harus dipahami secara tiga dimensi, tidak hanya dari sesar aktif di permukaan atau zona megathrust.