Di sisi lain, Teguh menuturkan melalui kegiatan pameran tersebut, masyarakat dapat melihat berbagai gagasan desain yang diajukan untuk pengembangan halte.
Kegiatan itu, kata dia, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan kontribusi arsitek dalam perencanaan dan penataan fasilitas yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari.
Teguh menjelaskan pameran karya arsitektur merupakan bagian dari upaya IAI Jakarta untuk mendekatkan profesi arsitek kepada masyarakat. Maka dari itu, penyelenggaraan Jakarta Architecture Festival diarahkan ke ruang publik yang mudah dijangkau dan dapat diakses tanpa biaya.
Teguh menilai kegiatan di ruang publik memungkinkan masyarakat mengenal lebih jauh peran arsitek, tidak hanya dalam merancang bangunan, tetapi juga dalam memberikan gagasan bagi pengembangan kota.