NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pentingnya keberlanjutan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya hari ini dalam kegiatan BSPS di Dusun Karanganyar, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Ibas menyampaikan bahwa pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap hunian yang layak, pendidikan berkualitas, layanan kesehatan, serta fasilitas umum yang memadai.

"Sebagai pemimpin dan wakil rakyat, tugas kita adalah mengabdi dan mengawal kehidupan masyarakat agar menjadi lebih baik, lebih layak, dan lebih sejahtera," ujar Ibas dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).

Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam mengawal program perbaikan rumah masyarakat di wilayah Godong dan Kabupaten Grobogan. Menurut Ibas, program perbaikan rumah perlu terus didorong agar masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Ibas mencontohkan keluarga Pak Endro dan Pak Muklas yang sebelumnya hanya berdinding kayu dan atapnya bocor ketika hujan. Melalui bantuan, swadaya, dan semangat gotong royong, kondisi hunian kedua keluarga tersebut kini menjadi lebih baik.

"Rumah yang nyaman dan sehat akan menjadi fondasi bagi kehidupan yang lebih baik. Dari keluarga yang lebih sehat dan lingkungan yang lebih layak, kita berharap tumbuh semangat untuk bekerja, belajar, dan membangun masa depan," jelasnya.

Ibas juga meninjau langsung rumah warga penerima manfaat BSPS untuk melihat kondisi hunian serta memastikan bantuan yang diberikan mendukung kebutuhan masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, ia berdialog dengan warga mengenai kondisi rumah dan manfaat program perbaikan hunian bagi kehidupan keluarga sehari-hari.

Kehadiran Ibas disambut antusias oleh masyarakat. Di sela-sela kegiatan, ia menyempatkan diri berbincang, bersalaman, dan berswafoto bersama warga.

Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mendengar aspirasi masyarakat sekaligus melihat secara langsung dampak program yang dirasakan penerima manfaat.