OECD sebagai organisasi internasional yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, perdagangan dan kesejahteraan sosial, melihat Indonesia telah menunjukkan ketahanan di tengah perlambatan ekonomi global.

Memasuki semester dua tahun ini, Pemerintah Indonesia memiliki aspirasi mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 6 persen dengan mempertimbangkan sejumlah indikator termasuk inflasi pada level 3,28 persen dan pertumbuhan kredit di sekitar 13,65 persen.

Namun, kualitas pertumbuhan sudah sepatutnya dinilai berdasarkan dampaknya terhadappekerjaan, pendapatan, produktivitas, dan peluang ekonomi.