Karena itu, Arsjad memandang dunia usaha memiliki peran penting dalam memperluas dampak pertumbuhan. Ketika sebuah perusahaan berkembang, manfaat ekonominya tidak hanya muncul dari pekerjaan langsung, tetapi juga melalui pemasok, distributor, kontraktor, penyedia jasa, hingga usaha kecil yang menjadi bagian dari rantai nilai perusahaan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, CEO IBC Sofyan A. Djalil mengatakan IES 2027 akan membawa pembahasan ekonomi lebih jauh dari sekadar mengejar angka pertumbuhan.
“GDP tetap penting untuk membaca arah perekonomian, tetapi kesejahteraan tidak dapat dilihat dari satu angka saja. Kita juga perlu melihat pekerjaan yang tercipta, produktivitas, pendapatan masyarakat, kesempatan berusaha, dan kemampuan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya. Itu yang ingin kita bawa lebih kuat dalam IES 2027,” ujar Sofyan.