NADIKABAR.COM β Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Jayawijaya, Papua Pegunungan memastikan 206 tenaga bidan membantu pelayanan kesehatan yang komprehensif, bagi kesehatan reproduksi perempuan di 40 distrik daerah setempat.
Ketua IBI Cabang Jayawijaya Bidan Ming Sumarah Isham dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu mengatakan saat ini jumlah tenaga kesehatan bidan tercatat 206 orang dan membatu pelayanan kesehatan reproduksi perempuan, ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, serta keluarga berencana.
βKami memiliki tenaga bidan 206 orang yang telah bekerja membantu pelayanan kesehatan khususnya dalam melayani perempuan sepanjang masa siklus reproduksi seperti ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, serta keluarga berencana,β katanya.
Menurut dia, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat banyak tantangan yang dihadapi tenaga bidan di lapangan salah satunya mengenai situasi keamanan.
βFaktor yang paling utama yang kadang membuat tenaga bidan merasa takut adalah keamanan, padahal profesi tenaga bidan sangatlah mulai dalam memberikan kepastian kesehatan bagi seorang ibu hamil, ibu menyusui maupun bayinya,β ujarnya.
Dia menjelaskan tugas utama bidan memberikan pelayanan kesehatan komprehensif bagi perempuan sepanjang siklus reproduksinya.
βLayanan kesehatan Ini mencakup asuhan masa kehamilan, pertolongan persalinan, perawatan nifas, bayi baru lahir, pelayanan keluarga berencana (KB) serta edukasi kesehatan reproduksi di fasilitas kesehatan maupun komunitas,β katanya.
Dia menambahkan tenaga kesehatan bidan memiliki enam tugas utama sesuai undang-undang (UU) nomor 4 tahun 2019 tentang kebidanan yakni pemberi pelayanan kebidanan, penyuluh, pengelola pelayanan kebidanan, pendidik, penggerak masyarakat dan peneliti.
"Kami selalu berharap anggota kami dalam memberikan pelayanan di 40 distrik Kabupaten Jayawijaya selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa, diterima masyarakat dengan baik sehingga mereka dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi secara optimal," ujarnya.