NADIKABAR.COM — Parlemen Eropa, Kamis, mengumumkan Hadiah Sakharov untuk Kebebasan Pemikiran 2026 dianugerahkan kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan para pejabat seniornya sebagai pengakuan atas upaya mereka menegakkan hukum internasional.

"Uni Eropa didirikan dengan penghargaan atas multilateralisme dan institusi internasional," kata Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola saat mengumumkan pemenang Hadiah Sakharov di hadapan majelis.

"Dengan menganugerahkan Hadiah Sakharov kepada Mahkamah Internasional dan pejabatnya, Parlemen Eropa mengakui upaya penting yang dijalankan mereka untuk menegakkan hukum internasional dan keadilan," tambahnya.

Parlemen Eropa menyoroti ICC yang menyelidiki, mendakwa, mengadili, dan menerbitkan perintah penahanan atas kasus kejahatan internasional yang parah seperti genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap pemanusiaan.