Sebagai informasi, dugaan kasus pelecehan ini viral di media sosial. Dari postingan yang beredar, pelaku diduga melakukan aksinya dengan modus child grooming dan dilakukan setelah jam sekolah saat les privat mengaji.
Pelaku disebut mempertontonkan video porno hingga menyentuh bagian sensitif korban. Aksi bejat pelaku terbongkar setelah korban bercerita kepada pelatih taekwondo. Dari postingan juga disebut terduga pelaku sudah dinonaktifkan sekolah.
Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut. Polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi juga korban.
"Saat ini sedang dalam proses penyelidikan dan juga meminta keterangan dari para saksi dan korban," kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, kepada wartawan, Jumat (25/9).
Boy belum memerinci lebih lanjut terkait kasus tersebut. Saat ini laporan sudah diterima dan tengah diselidiki oleh Unit PPA Polres Tangerang Selatan.