Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Antwerp, yang menyampaikan sambutan dan menegaskan pentingnya pertukaran budaya serta kreativitas dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Mengusung tema UNRAVEL, program IKATAN Vol. 2 yang merupakan bagian dari ICWB mengeksplorasi kain tradisional seperti dari Toba (Sumatera Utara), Padang Pariaman (Sumatera Barat), dan Tanah Laut (Kalimantan Selatan) sebagai sumber inspirasi bagi para perancang busana muda (emerging designers) asal Belgia.
Salah satu desainer Belgia yang berpartisipasi, Kwale Hakiza, mengungkapkan ketertarikannya terhadap keberagaman tekstil Nusantara yang dinilainya memiliki karakter serta cerita yang unik.
"Sejak 2025 saya telah mengikuti program ini dan saya sangat menyukai kain-kain wastra Indonesia. Setiap kain memiliki karakter dan cerita yang berbeda, sehingga selalu membuka kemungkinan baru dalam proses kreatif saya," ujar Kwale.