"Jadi ada beberapa pasien dengan asma yang sudah terkontrol, bahkan ada yang sudah tidak memakai kontroler. Dalam musim kemarau ini yang tahun 2026 dia datang bisa sampai dua atau tiga kali," kata dokter Khariyadi.
Oleh karena itu, IDAI mendorong pemerintah segera menuntaskan penanganan karhutla sehingga dapat menjaga kualitas hidup anak-anak yang akan mengisi posisi penting sebagai generasi emas 2045 sejalan dengan visi Indonesia.
"IDAI tentu saja berkomitmen tetap mengawal kesehatan anak-anak Indonesia dengan berbagai edukasi supaya kita tetap menyaksikan anak-anak kita tumbuh dengan baik dan berkembang dengan baik," kata dokter Piprim.