"Ketika konsumen paham value di balik sehelai kain, mereka tidak akan keberatan membayar harga yang lebih tinggi," kata Lenny.

Di sisi lain, digitalisasi juga dapat mendukung keberlanjutan industri batik dengan memperluas basis konsumen dan membuka peluang pasar baru bagi perajin. Namun, keberlanjutan industri batik juga harus dibarengi dengan peningkatan sumber daya manusia yang mau melakukan pembuatan batik tulis atau cpa tradisional yang butuh proses panjang.

Lenny menilai peningkatan minat generasi muda untuk meneruskan profesi pembatik penting untuk menjaga pasar industri batik dan juga memperkuat kesejahteraan perajin.

"Kita perlu menaikkan taraf kesejahteraan ekonomi perajin agar profesi ini kembali dilirik oleh anak muda sebagai profesi yang membanggakan dan keren," kata Lenny.