NADIKABAR.COM — Organisasi masyarakat sipil Indonesia Femicide Watch (IFW) memandang kasus pembunuhan berencana terhadap ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menunjukkan relasi subordinasi yang menempatkan istri berada dalam kondisi rentan.
"Femisida oleh pasangan adalah pembunuhan yang dilakukan oleh suami, baik menikah tercatat atau tidak tercatat, pacar, pasangan kohabitasi, atau pasangan seksual. Relasi suami dan istri, terlepas dari status perkawinannya, menunjukkan relasi subordinasi, yang menempatkan istri berada dalam kondisi rentan," kata Anggota IFW Siti Aminah Tardi saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Siti Aminah Tardi menegaskan IFW mengutuk pembunuhan tersebut dan meminta aparat penegak hukum agar optimal dalam penyidikan kasus ini, termasuk dengan memberikan pemenuhan hak korban dan keluarganya.
Menurut dia, kasus ini merupakan dehumanisasi ekstrem yang dilakukan oleh pelaku terhadap para korban.