NADIKABAR.COM β Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi bergerak menguat, seiring pemulihan lanjutan pasca mengalami koreksi signifikan pada Jumat (16/10) dan Senin (19/10).
IHSG dibuka menguat 9,44 poin atau 0,18 persen ke posisi 5.397,34. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,56 poin atau 0,10 persen ke posisi 545,13.
βSecara teknikal, IHSG berpeluang menguji level resistance 5.400 dan jika bertahan di atas level tersebut berpotensi untuk melanjutkan penguatan. Sedangkan level 5.300 menjadi support terdekat untuk menjaga momentum positif dan mengantisipasi potensi tekanan jual. Jika menembus level tersebut, berpotensi menguji level support berikutnya di 5.180-5.200,β ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya, di Jakarta, Jumat.
Dari dalam negeri, BEI akan mengecualikan saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG mulai 2 November 2026. BEI mencatat saat ini terdapat 80 saham kategori HSC, yang mana sejumlah saham HSC juga mendapatkan sanksi akibat melakukan pelanggaran pasar modal.
BEI telah menyerahkan surat sanksi kepada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal, di antaranya kepada DSSA, BREN, dan CUAN.
Sebelumnya, BEI juga telah menyesuaikan batas Auto Rejection Bawah (ARB) saham menjadi asimetris dari sebelumnya sebesar 15 persen menjadi 7 persen mulai 19 Oktober hingga 31 Desember 2026.
Selain itu, BEI juga mengumumkan inisiatif yaitu penambahan keterangan afiliasi saham dengan kepemilikan 1 persen.