Di sisi lain, pemerintah memastikan kebijakan penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) hingga Rp200 triliun di perbankan tetap dilanjutkan hingga akhir 2026 dan diperpanjang sampai Juli 2027, meski terjadi pergantian Menteri Keuangan.

Adapun saat ini posisi penempatan SAL mencapai sekitar Rp299 triliun, sementara level penempatan yang akan dipertahankan pemerintah sebesar Rp200 triliun.

"Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian funding bagi Himbara, mengurangi ketergantungan terhadap deposito berbiaya tinggi, serta menekan cost of fund sehingga mendukung ekspansi kredit," ujar Liza.

Bursa Eropa kompak melemah pada penutupan Jumat (18/9/2026), di antaranya Euro Stoxx 50 melemah 1,37 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 1,45 persen, indeks DAX Jerman melemah 1,60 persen, dan indeks CAC 40 Prancis melemah 1,49 persen.

Sementara bursa Wall Street AS variatif pada penutupan Jumat (18/9/2026), di antaranya indeks S&P 500 menguat 0,17 persen ke level 7.650,50, indeks Nasdaq Composite menguat 0,39 persen ke 26.522,55, serta Dow Jones Industrial Average melemah 0,18 persen ke 51.682,64.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 1,38 persen ke 65.018,00, indeks Shanghai menguat 0,49 persen ke 3.921,25, indeks Kospi menguat 1,40 persen ke 6.994,50, indeks Hang Seng menguat 0,48 persen ke 24.869,24, dan indeks Straits Times menguat 0,32 persen ke 5.674,92.