Kemudian, tagihan bersih kepada pemerintah pusat mengalami kontraksi sebesar 7,0 persen (yoy), berbalik dari pertumbuhan sebesar 4,6 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

β€œKombinasi pertumbuhan kredit yang ekspansif dan likuiditas yang sehat menjadi sinyal positif untuk saham sektor perbankan besar dan konsumer, yang dapat diakumulasi secara bertahap. Sementara itu kenaikan harga minyak berpotensi menjadi faktor positif bagi saham energi dan yang terkait,” ujar Ratna.

Bursa Eropa kompak melemah pada penutupan Kamis (24/09), diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,43 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,24 persen, indeks DAX Jerman melemah 0,57 persen, dan indeks CAC 40 Prancis melemah 0,52 persen.

Bursa Wall Street AS mayoritas melemah pada penutupan Kamis (24/09), diantaranya indeks S&P 500 melemah 0,02 persen ke level 7.704,13, indeks Nasdaq Composite menguat 0,01 persen ke 26.939,37, serta Dow Jones Industrial Average melemah 0,31 persen ke 51.349,98.

Bursa saham regional Asia pagi ini, indeks Nikkei menguat 1,28 persen ke 66.350,--, indeks Shanghai melemah 1,22 persen ke 3.888,37, indeks Hang Seng melemah 1,77 persen ke 24.322,24, indeks Hang Seng melemah 0,13 persen ke 1.670,14, dan indeks Straits Times melemah 0,15 persen ke 5.674,10.