Kepala Ekonom IMF Silvana Tenreyro mengatakan bahwa konflik yang berkepanjangan di kawasan Timur Tengah dapat memberikan tekanan tambahan pada inflasi dan memperlambat pertumbuhan.

Selain itu, Nico mengatakan memburuknya prospek fiskal, penilaian ulang profitabilitas kecerdasan buatan (AI), dan peristiwa cuaca ekstrem dapat semakin melemahkan prospek IHSG.

Ia menjelaskan bahwa saham-saham teknologi menghadapi tekanan jual yang berat seiring kekhawatiran terhadap AI yang meningkat, yang mana pasar menilai kembali prospek belanja modal di tengah kenaikan biaya pinjaman.

Di sisi lain, pelaku pasar mempertimbangkan kekhawatiran atas valuasi AI dan persaingan dari China, yang memicu aksi jual besar-besaran pada saham-saham semikonduktor.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham