NADIKABAR.COM β€” Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat 5,65 persen seiring bargain hunting investor (aksi beli saham yang harganya turun) setelah dua hari perdagangan mengalami koreksi signifikan.

IHSG ditutup menguat 282,28 poin atau 5,65 persen ke posisi 5.278,89. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 41,89 poin atau 8,58 persen ke posisi 530,35.

β€œPenguatan IHSG hari ini lebih didorong oleh technical rebound setelah koreksi yang sangat tajam dalam dua hari perdagangan sebelumnya. Investor mulai melakukan bargain hunting pada saham-saham berkapitalisasi besar yang harganya sudah terkoreksi cukup dalam,” ujar pengamat pasar modal Elandry Pratama saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Selain itu, Elandry mengatakan langkah BEI untuk mengecualikan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) dari perhitungan IHSG turut menjadi sentimen yang dicermati oleh pelaku pasar.

β€œNamun, ini belum berarti risiko pasar sudah sepenuhnya mereda,” ujar Elandry.

Dari sisi sektoral, Ia mengatakan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi salah satu penopang utama, yang mana saham-saham tersebut memiliki bobot yang cukup besar terhadap indeks, sehingga pemulihannya memberikan kontribusi signifikan terhadap IHSG.