WTON mulai mengirimkan produk bantalan rel kereta beton pracetak untuk proyek Metro Manila Subway Project (MMSP) di Filipina.

Pengiriman perdana dilakukan melalui jalur laut pada 22 September 2026. Produk tersebut dipasok melalui anak usaha WIKA Kobe, perusahaan patungan WTON dengan perusahaan asal Jepang, PS Construction Co., Ltd.

Dalam proyek ini, WIKA Kobe menjadi pemasok Colas Rail Philippines untuk Paket Kontrak CP106 yang mencakup pekerjaan E&M Systems and Track Works.

Proyek tersebut memiliki periode kontrak hingga 2029. Bagi WTON, pesanan ekspor ini menjadi tambahan order untuk mendukung visibilitas pendapatan dalam beberapa tahun mendatang. Manajemen juga menyampaikan proyek tersebut akan memberikan dampak terhadap pendapatan perseroan.

Di sisi lain, kinerja WTON pada semester I 2026 masih mencatat tekanan pada pendapatan. Pendapatan turun 5,51% YoY menjadi Rp1,48 triliun. Namun, laba bersih justru meningkat 9,14% YoY menjadi Rp4,75 miliar.

Kenaikan tersebut ditopang oleh perbaikan margin. Nilai kontribusi proyek Metro Manila terhadap pendapatan WTON belum dapat dihitung karena perseroan belum mengungkap nilai kontraknya.

VISI menyiapkan aksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).

Dalam aksi tersebut, VISI akan menerbitkan 120,72 juta saham baru dengan nilai nominal Rp25 per saham. Harga pelaksanaannya ditetapkan Rp994 per saham sehingga dana yang berpotensi dihimpun mencapai sekitar Rp120 miliar.

Seluruh saham baru akan diserap oleh tiga pihak. PT Harmoni Semesta Investama akan mengambil 72,43 juta saham, sedangkan PT Atlas Raya Abadi dan PT Trinugraha Thohir Harmoni masing-masing menyerap 24,14 juta saham. PT Harmoni Semesta Investama merupakan pihak terafiliasi.

Aksi korporasi tersebut berdampak pada perubahan porsi kepemilikan pemegang saham publik. Kepemilikan publik diproyeksikan turun dari 19,99% menjadi 19,24%, atau mengalami dilusi sebesar 3,78%.

Rencana PMTHMETD telah memperoleh persetujuan dalam RUPS Independen pada 30 September 2026. Berdasarkan jadwal perseroan, saham baru akan diterbitkan pada 28 Oktober 2026 dan selanjutnya dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 29 Oktober 2026.