Di sisi lain, komentar bernada hawkish dari para pejabat bank sentral AS The Fed meningkatkan ekspektasi bahwa bank sentral AS masih dapat memperketat kebijakan guna meredam inflasi.

Perkembangan tersebut juga tercermin di pasar Jepang, yang mana kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah menunjukkan meningkatnya ekspektasi akan kebijakan moneter yang lebih ketat secara global.

Bursa Eropa mayoritas menguat pada penutupan Jumat (25/09) pekan kemarin, di antaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,48 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,14 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,56 persen, dan indeks CAC 40 Prancis melemah 0,04 persen.

Bursa Wall Street AS kompak menguat pada penutupan Jumat (25/09), diantaranya indeks S&P 500 menguat 0,51 persen ke level 7.743,41, indeks Nasdaq Composite menguat 0,48 persen ke 27.068,72, serta Dow Jones Industrial Average menguat 0,93 persen ke 51.828,62.

Bursa saham regional Asia pagi ini, indeks Nikkei melemah 0,04 persen ke 66.338, indeks Shanghai melemah 1,44 persen ke 3.832,37, indeks Hang Seng menguat 0,50 persen ke 24.663,24, indeks Hang Seng menguat 0,42 persen ke 24.613,14, dan indeks Straits Times menguat 0,43 persen ke 5.735,41.