Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), yang diperkirakan masih akan mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen.

Sebelumnya, The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 4 persen, sehingga spread antara BI Rate dan FFR menjadi 1,75 persen dari sebelumnya 2 persen.

Meskipun demikian, spread saat ini masih lebih lebar dibandingkan dengan rata-rata spread selama tiga tahun terakhir yang berada pada kisaran 0,75 sampai 1,25 persen.