Dari mancanegara, Liza mengatakan sentimen pasar membaik setelah data NonFarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat (AS) hanya bertambah 29.000 pada September 2026, atau jauh di bawah ekspektasi sebesar 90.000, sementara data dua bulan sebelumnya direvisi turun.

"Kondisi tersebut mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat, sehingga saham-saham sensitif terhadap suku bunga mendapat dukungan,” ujar Liza.

Selain itu, investor juga merespons positif penurunan harga minyak mentah di tingkat global, yang membantu meredakan tekanan inflasi.