“Fokus selanjutnya tertuju pada arah kebijakan The Fed menjelang pertemuan Oktober (2026), ketika pasar masih melihat peluang kenaikan suku bunga yang cukup tinggi,” ujar Liza.

Di sisi lain, risiko geopolitik tetap tinggi akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, yang mana AS dilaporkan mengerahkan kelompok tempur kapal induk ketiga ke kawasan tersebut bersama pasukan amfibi yang membawa sekitar 2.000 Marinir.