"Lebih bagus adalah tahun 2024 pasca-IKN, zaman Pak Jokowi. Wah, itu bisa 80 persen, hampir penuh setiap hari hotel-hotel," kata Soegianto.

Memasuki Juli-Agustus 2026, bisnis perhotelan mulai menunjukkan peningkatan. Menurut Soegianto, kenaikan tersebut sejalan dengan siklus tahunan industri perhotelan yang biasanya memasuki periode ramai pada pertengahan tahun.

"Alhamdulillah mulai Juli, Agustus ini akomodasi mulai naik. Memang sebenarnya secara siklus biasanya di bulan Juni, Juli, Agustus itu naik," kata dia.

PHRI berharap tren tersebut berlanjut hingga akhir 2026. Soegianto menargetkan rata-rata okupansi hotel dapat mencapai 60 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya yang berada di kisaran 50 persen.