NADIKABAR.COM — Uni Emirat Arab (UEA) menghentikan seluruh penerbangan yang dioperasikan maskapai Iran dari dan menuju negara tersebut. Kebijakan itu mulai berlaku Kamis (24/9) dan disebut berkaitan dengan sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap sektor penerbangan Iran.

Dilansir AFP, Kamis (24/9/2026), Otoritas Penerbangan Sipil Umum UEA (GCAA) menyatakan penerbangan maskapai Iran ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Keputusan tersebut, menurut GCAA, diambil berdasarkan larangan AS terhadap maskapai-maskapai Iran untuk menggunakan bandara di berbagai negara di dunia.

"General Civil Aviation Authority mengumumkan penangguhan seluruh penerbangan yang dioperasikan maskapai Iran menuju dan dari UEA," demikian pernyataan yang disampaikan melalui kantor berita resmi UEA, WAM.

Dubai selama ini menjadi salah satu tujuan penting bagi maskapai Iran. Kota tersebut memiliki komunitas warga Iran yang besar serta hubungan bisnis yang erat dengan Iran.

Sejumlah negara lain juga telah menghentikan atau membatasi penerbangan maskapai Iran setelah AS memperketat sanksi terhadap sektor penerbangan Iran. Namun, sejumlah rute masih tetap terbuka, termasuk penerbangan menuju China dan Armenia.

Dampak penghentian penerbangan tersebut sudah terasa pada Kamis pagi. Salah seorang penumpang mengatakan kepada AFP bahwa penerbangan Iran Airtour dari Teheran menuju Dubai dibatalkan sesaat sebelum jadwal keberangkatan, meskipun tiket telah diterbitkan.