"Orang-orang pernah menjelajahi pulau-pulau di perairan dangkal sebelumnya, tetapi belum ada yang meneliti kehidupan di perairan yang lebih dalam. Itu adalah celah besar dalam data," kata Tim O'Hara, seorang ilmuwan kelautan di Museums Victoria, Australia, sekaligus penulis utama studi, seperti dikutip dari ZME Science.
Peneliti berhasil menemukan 149 spesies laut yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya. Bahkan 1.000 fosil gigi hiu ditemukan di lokasi yang sama.
Untuk menjaring hewan-hewan di laut ini, para peneliti menggunakan pukat jaring dengan lebar empat meter yang ditarik sangat pelan menggunakan kabel sepanjang delapan kilometer di dasar laut.
Hewan laut yang paling banyak terjaring adalah ubur-ubur dan cacing laut. Pada jaring yang lebih kecil dan berbentuk kerucut, terdapat pula kepiting kecil, lobster, dan hewan bercangkang lainnya yang lolos dari jaring pertama.
Total, penelitian menjaring 1.059 spesies dan 149 di antaranya merupakan spesies yang baru ditemukan. Dari 149 spesies yang baru ditemukan, terdapat 23 spesies yang merupakan jenis ikan yang belum pernah tercatat di perairan Australia sama sekali.