"Sudah waktunya kita bertransisi dari sekadar menghitung berapa orang yang punya rekening, berapa orang yang bisa akses, kepada sesuatu yang baru yang sifatnya nanti hasil. Apakah dia bisa mengelola keuangan hari demi hari, apakah dia punya daya tahan keuangan kalau misalnya dia sakit atau bisnisnya bangkrut," kata dia.
Ia menambahkan, pengelolaan keuangan sehari-hari, ketersediaan dana darurat, kepemilikan asuransi, serta perencanaan tujuan keuangan jangka panjang merupakan faktor penting untuk meningkatkan kesehatan finansial.
Dengan kemampuan tersebut, masyarakat diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memiliki kesiapan menghadapi risiko yang dapat mengganggu kondisi ekonomi rumah tangga.