NADIKABAR.COM — 108 sekolah di wilayah Serian, Serawak, Malaysia ditutup sementara terimbas kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Indeks Pencemaran Udara (API) di kawasan itu melebihi ambang batas polusi.

Dilansir Bernama, Kamis (20/8/2026) Komite Manajemen Bencana Negara Bagian Sarawak (JPBN) mengatakan bahwa setelah penutupan tersebut, Pembelajaran dan Pengajaran Berbasis Rumah (PdPR) akan dilanjutkan. Pembelajaran di rumah dilakukan agar aktivitas belajar siswa tidak terganggu.

"Berdasarkan Rencana Aksi Kabut Nasional, yang berada di bawah yurisdiksi direktur Departemen Pendidikan Negara Bagian Sarawak, sekolah, taman kanak-kanak, dan tempat penitipan anak akan segera ditutup begitu API mencapai 200," kata JPBN Sarawak dalam sebuah pernyataannya.