Dia mengutip data Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), yang mengungkap peningkatan okupansi tamu asing tercatat secara signifikan di sejumlah hotel di Jakarta selama periode konser.

Hendarsam mengatakan bahwa pergerakan perlintasan internasional ini membawa dampak ekonomi turunan yang positif.

Ia menyebut, imigrasi menerbitkan 88 visa sport and performa bagi Ye beserta rombongan kru yang terlibat. Namun, ketika musisi dunia tampil di Indonesia, yang datang bukan hanya artis dan kru, tetapi juga penggemar dari berbagai negara.

Menurut dia, para penggemar Ye menggunakan transportasi, menginap di hotel, menikmati kuliner, hingga berbelanja. Artinya, ada banyak sektor ekonomi yang ikut bergerak.

"Imigrasi hadir untuk memastikan kedatangan mereka berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Hendarman menambahkan bahwa Ditjen Imigrasi mengoptimalkan pelayanan di bandara melalui fasilitas autogate bagi pelintas yang memenuhi kriteria untuk mengantisipasi lonjakan.