Dari sisi akademik, ia mengatakan peserta secara umum memiliki pemahaman yang baik terhadap berbagai konsep sains, namun masih perlu memperdalam konsep dan memahami penerapannya secara lebih luas.
Ia mengatakan juri menemukan sejumlah kekeliruan konsep pada materi penyajian grafik, gravitasi dan percepatan, arus dan hambatan listrik, penguapan dan kondensasi, serta perbedaan unsur, senyawa, dan campuran.
Beberapa peserta juga masih mengalami kesulitan mengolah data menjadi grafik yang tepat. Meski demikian, juri menilai IMSO ke-23 merupakan salah satu kompetisi yang paling ketat, dengan selisih nilai yang sangat tipis antara peraih medali perak dan perunggu.
Ia mengatakan para peserta pun didorong untuk tidak mengukur keberhasilan hanya berdasarkan skor, namun juga menjadikan IMSO sebagai tonggak evaluasi dalam perjalanan belajar matematika.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi katalis untuk mengasah kemampuan pemecahan masalah sehingga peserta dapat kembali dengan lebih kuat, lebih bijak, dan lebih siap menghadapi kompetisi mendatang.