NADIKABAR.COM β€” PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum memperkuat pengembangan produk aluminium rendah karbon melalui peluncuran Sertifikasi Low Carbon Aluminium atau Green Aluminium, yang memanfaatkan keunggulan energi berbasis tenaga air untuk mendukung agenda penurunan emisi karbon.

Direktur Pengembangan Usaha dan Komersial Inalum Arif Haendra menyampaikan peluncuran Sertifikasi Green Aluminium merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat nilai tambah sekaligus membuka peluang serta akses pasar yang lebih luas bagi produk perusahaan.

β€œPasar global semakin memberikan perhatian terhadap produk aluminium dengan jejak karbon yang lebih rendah. Inalum memiliki keunggulan karena proses produksi aluminium kami ditopang oleh energi berbasis tenaga air (renewable energy). Keunggulan ini ingin kami terjemahkan menjadi posisi tawar yang lebih kuat, sehingga produk aluminium Indonesia semakin kompetitif dan memiliki akses yang lebih luas di pasar internasional,” ujar Arif dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa.

Peluncuran sertifikasi tersebut dilakukan bersamaan dengan ajang Fastmarkets International Aluminium Conference 2026 pada 15–17 September 2026.

Langkah ini menurut dia, menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing aluminium Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan industri global terhadap produk dengan jejak karbon lebih rendah.

Perusahaan negara ini merupakan satu-satunya produsen aluminium primer Indonesia dengan emisi karbon rendah yang proses peleburannya ditopang oleh energi listrik berbasis tenaga air.

Karakteristik tersebut menjadi fondasi bagi perusahaan dalam mengembangkan produk aluminium dengan jejak karbon lebih rendah dibandingkan produksi yang bergantung pada sumber listrik berbasis energi fosil.

Kepala Grup Komersial dan Manajemen Rantai Pasok Inalum Jevi Amri mengatakan Sertifikasi Low Carbon Aluminium juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam merespons perubahan kebutuhan pelanggan dan memperkuat posisi produk perusahaan di pasar global.

β€œBagi kami, low carbon alumunium bukan hanya tentang proses produksi yang lebih rendah emisi, tetapi juga bagaimana keunggulan tersebut dapat menjawab kebutuhan pelanggan dan menciptakan peluang pasar baru," ucapnya.