NADIKABAR.COM — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum melalui ISP (Inalum smelter plant/pabrik peleburan) meraih dua penghargaan Gold (emas) di ajang Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026 atas pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kedua penghargaan itu diberikan atas program pemberdayaan ekonomi masyarakat, yakni Bank Sampah Berseri, dan Gubuk Jamur Dani di Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
"Penghargaan ini bagi kami bukan sekadar pencapaian perusahaan, tetapi juga apresiasi atas proses dan kerja bersama masyarakat," ucap Kepala Grup Layanan Strategis Inalum Daniel Hutauruk dalam keterangannya di Medan, Senin.
Indonesian SDGs Awards, ujar dia, merupakan ajang penghargaan yang digelar Corporate Forum for CSR Development (CFCD) untuk memberikan apresiasi perusahaan dan lembaga menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berkontribusi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Adapun penilaian Indonesian SDGs Awards tersebut mengacu pada 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs penyelenggaraannya berlandaskan prinsip ISO 26000.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kolaborasi perusahaan bersama masyarakat mengembangkan program yang memberikan manfaat nyata sekaligus mendorong kemandirian," tutur Daniel.
Tercatat, Bank Sampah Berseri mengelola 76.444 kilogram sampah organik, dan 22.346 kilogram sampah anorganik per tahun guna mengurangi timbunan sampah hingga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Sedangkan Gubuk Jamur Dani merupakan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha budidaya jamur tiram putih memproduksi 90 baglog per hari dengan hasil panen 3–8,5 kilogram per hari.