NADIKABAR.COM — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah titik di Indonesia, termasuk di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Wilayah ini merupakan wilayah operasional PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), anak usaha INALUM dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) yang mengoperasikan smelter grade alumina refinery (SGAR) beserta fasilitas pendukungnya.

Pada Jumat (4/9), Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) Maroef Sjamsoeddin mengkoordinasikan langsung pengerahan 60 personel pemadam kebakaran bersertifikat dari Grup MIND ID untuk memperkuat tim yang telah bekerja di lapangan. Personil tersebut merupakan personal gabungan yang berasal INALUM, ANTAM, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Timah (Persero) Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT Vale Indonesia Tbk.

Maroef Sjamsoeddin menyampaikan penanganan bencana membutuhkan kepedulian dan kolaborasi dari berbagai pihak. Karena itu, Grup MIND ID hadir untuk membantu masyarakat serta memperkuat upaya pengendalian karhutla yang berdampak pada lingkungan maupun aktivitas sosial masyarakat.