NADIKABAR.COM — Lembaga kajian Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai perlu ada evaluasi mekanisme penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), agar pembiayaan ini lebih mudah diakses pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Pusat Ekonomi Digital dan UMKM Indef Izzudin Al Farras Adha mengatakan pemerintah perlu mengevaluasi mekanisme KUR, mengingat pertumbuhan kredit UMKM masih tertinggal dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan secara keseluruhan.

Dalam diskusi Indef, di Jakarta, Kamis, Izzudin menyampaikan perbaikan perlu dilakukan pada mekanisme administrasi, kecepatan pencairan, serta proses penyaluran KUR agar lebih mudah dijangkau pelaku UMKM.

Selain itu, pemerintah perlu mengarahkan penyaluran KUR ke daerah yang benar-benar membutuhkan pembiayaan.